Jumat, 11 Mei 2012

TAGUH

oleh Aryo Sang Penggoda pada 29 Januari 2012 pukul 20:03 ·
Saat para anak-anak laki-laki dikampung penulis, beranjak dewasa sebagian besar anak yang menjadi dewasa harus dibekali sebuah ilmu yang sering sebut dengan ilmu taguh. Ilmu taguh secara sederhana bisa diartikan sebagai ilmu dimana kulit tubuh mempunyai sifat kekebalan terhadap benda-benda tajam baik secara digores maupun ditusuk. Untuk mendapatkan ilmu ini ada berbagai macam cara untuk mendapatkanya, bisa melewati untalan, rajah, mandi taguh, basal, gelang babi, wasi kuning  dan lain-lainnya.

Untalan yang sering banyak digunakan karena cara memperolehnya sangat instan dan untuk mendapatkan ilmu taguh itu langsung bisa dicoba setelah menguntal/meneguk. Konon ceritanya untalan itu meneguk sebuah botol kecil yang ada minyaknya, nah diminyak inilah yang menjadi tubuh itu kulitnya bisa tidak mempan dengan senjata tajam. Kalau ditetangga kampung penulis yaitu tamban KM 23 ada seorang yang bernama Masdar, pria yang cucunya adalah teman SMA penulis, oleh orang dikenal dengan julukan Kai Taguh atau kakek kebal. Oleh kemampuan beliaulah banyak para pemuda khususnya para lelaki yang meminta untalan kepada beliau. Namun ada syarat yang menjadi pantangan/larangan agar tidak ruah atau hilangnya ilmu taguh tersebut, pertama tidak boleh melewati tali jemuran, kedua “ kada boleh masuk dalam barumahan” tidak boleh masuk dalam kolong dibawah rumah. Dari cerita yang penulis dapat bahwa ilmu taguh dari hasil untalan yang berbahan minyak biasanya orang tersebut karakternya agak berubah, dalam hidupnya selalu merasa panas dan selalu ingin berkelahi kalau ada cekcok kecil sekalipun, mungkin pengaruh dari minyak tersebut.

Untuk ilmu taguh yang kedua bisa diperoleh dari rajah, rajah biasanya berupa tulisan arab yang dibubuhkan atau dituliskan pada kulit seseorang atau pada kain untuk bisa dipakai dibaju, kaos dan rompi. Untuk pantangan rajah biasanya barang-barang ini tidak bisa dibawa untuk ketoilet atau dibawa untuk pembuangan hajat manusia baik untuk buang hajat kecil maupun besar.

Untuk ilmu taguh yang ketiga itu ada yang dapat diperoleh melalui mandi taguh, mandi taguh biasanya dilalukan pada tanggal tertentu dan bulan tertentu dengan syarat harus membeli kain tapih atau sering disebut orang kain sarung baru untuk digunakan dalam hal  prosesi mandi taguh tersebut. Saat anda mandi taguh menurut cerita anda akan mandi dengan air didalam dua bak, bak pertama airnya saat anda mandi akan terasa hangat atau panas sesuai dengan dosa-dosa yang pernah anda buat dan untuk bak yang kedua airnya akan terasa dingin sekali bahkan konon ceritanya seperti mandi air es karena sangat dingin sekali. Untuk pantangan mandi taguh sendiri agak lebih mengarah kepada norma moral agama dimana larangan adalah tidak bertentangan dengan norma agama berkenaan dengan hal kemaksiatan. Dalam hal mandi taguh ini seorang teman pernah memberi imformasi kepada penulis itu bisa ditemui di Pal atau Kilo Meter 10 Tamban, perbatasan Kabupaten Kapuas dan salah satu Kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan.

Untuk ilmu taguh yang keempat itu dapat diperoleh melalui basal, basal adalah benda semacam sabuk bahkan ada juga yang mirip sabuk untuk dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Patangannya tidak jauh berbeda dengan apa yang menjadi larangan pada rajah, ada dua basal ditempat kepunyaan ayah penulis, namun penulis tidak mengunakan itu.

Untuk ilmu taguh yang kelima itu bisa didapat dari gelang babi dari cerita yang penulis himpun bahwa keampuhan gelang babi tidak hanya dipercayai oleh orang kalimantan namun juga orang diluar kalimantan. Maksud gelang babi disini bukan hewan babi yang memakai gelang namun konon katanya ada sebuah yang mirip gelang berada ditubuh babi hutan dan cirinya bahwa itu gelang babi atau bukan, babi tersebut menjadi kebal dan menjadi raja diantara hewan babi-babi yang lain. Untuk pantangan penulis tidak begitu mengetahuinya yang jelas gelang babi itu berasal dari alam sama halnya dengan kayu buluh perindu yang terdapat dalam burung elang khasiatnya untuk pengasihan,pelet dan lain-lain.

Untuk ilmu taguh yang keenam yaitu dapat diperoleh dengan wasi kuning, wasi kuning  adalah besi kuning, nah bentuknya seperti apa, ukuran dan tempat untuk mendapatkan dimana penulis masih buram masalah ini. Khasiat dari wasi kuning sama halnya dengan penjelasan diatas juga mempunyai khasiat untuk kebalnya kulit tubuh dari senjata tajam. Orang yang mempunyai wasi kuning mempunyai pengapesan meraka tidak bisa berenang diair. Jadi walau tidak bisa terbunuh dengan senjata tajam tapi mereka kalah dengan air.

Dari seluruh rangkain cerita diatas penulis bisa mengambil kesimpulan bahwa ilmu itu bentuknya banyak dan sifatnya tidak terbatas. Untuk kekebalan sendiri juga mempunyai kelemahan masing-masing karena itu menandakan tidak ada yang sempurna dihidup ini. Ilmu taguh pada masa yang lampau digunakan bukan untuk pamer namun digunakan untuk perang melawan bangsa penjajah (imprealisme) walau pada kenyatannya sekarang bisa disalah fungsikan. Mengukutip falsafah orang tua, “ tingginya langit masih ada langit lagi” yang secara sederhana dapat kita maknai bahwa manusia tidak boleh sombong dengan kemampuan yang dia miliki karena tidak ada yang sempurna dan kesempurnaan hanya milik sang pencipta kesempurnaan itu sendiri. Untuk masalah keselamatan kita bisa berpijak pada “ dimana bumi dipijak maka disitu langit dijujung” dimana anda sekarang berada maka anda harus menghargai orang yang ada disekeliling anda, baik budayanya dan lain-lainya. mari membangun tanah ibu pertiwi ini untuk kepentingan bersama, mari kita sematkan kembali didalam jiwa kita tentang semangat gotong royong untuk menuju bangsa yang adil dan sejahtera.

Dibawah Langit, Sang Penggoda, 29/1/2012{20:56} WIB.

7 komentar:

  1. yang di telan itu bukan sama botolnya tapi kapas yang di beri minyak itu lalu di di lapisi apa saja adgar mudah di telan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gpp kah bro kalo di telan kapas nya sama minyak nya?

      Hapus
  2. basal itu juga ada yang bisa dibawa kedalam toilet bahkan d bwa saat mandi, tergantung apakah dah d kunci pa ga

    BalasHapus
  3. Katanya kalau yang pakai Untalan, kalau sebelum mati gak dikeluarkan, mayatnya bakalan dirasuki jin dalam minyak untalannya ya?

    Mayatnya jadi hidup tapi kukunya memanjang macam cakar & taringnya juga memanjang.

    BalasHapus
  4. Yg mau pesan minyak untalan kebal bisa om line saya : zora9
    insyaallah paten dn amanah
    Bsa cod
    Daerah palangkaraya

    BalasHapus